"Personal musing inspired by past and ongoing experiences of my life…depicting how I feel and what comes hereafter. However it may also revolves around my personal whishes, hopes and beliefs which I often in doubt and wondering... what is the meaning of life.."

Tuesday, March 22, 2011

Bunga Tanjung




Bunga tanjung putih berseri
Kembang jelita harum baunya
Gagah sungguh pohonmu berdiri
Tegap rimbun gagah perkasa

Harum jelita si bunga suci
Idaman dara gadis rupawan
Sangat sombongnya bungamu menari
Melenggang-lenggok di hujung dahan

Walaupun engkau si bunga tanjung
Hiasan sanggul gadis rupawan
Tiadalah kamu sangat beruntung

Bagai melati
Bagai melati dilembah sana
Lihatlah senyuman kembang melati
Disunting kelana hati...
Di lembah sunyi

Lihatlah pula bunga teratai
Dijunjung musafir lambai melambai

Sungguh nasibmu si bunga tanjung
Bagai cahaya ditutup mendung
Tiadalah tangan menyunting kamu
Menunggu gugur di angin lalu
Malang dudukmu di dahan tinggi
Kini bertabur di atas bumi

Sudah berpuluh tahun saya mencari earti, maksud dan perlambangan lagu ini. Tetapi gagal dengan cemerlang. Pun begitu saya tetap mendengarnya dengan syahdu, terkadang tertanya-tanya...
Orang Melayu (cerdik pandai) dahulu penuh kias dan perlambangan dalam lirik, bertepatan dengan unsur estetika dan aslinya untuk mewakili kejadian dan perasaan. Tidak seperti sesetengah lirik moden zaman sekarang yang belang berak boleh hasilkannya...
Saya berpendapat ianya mengenai cerita sesuatu yang suci dan mulia itu tidak tertonjol sifatnya dan akhirnya lenyap begitu tiada disedari oleh orang biasa macam kita (sebab kita jenis tak mahu mencari dan tak pandai menilai?), hanya tuhan lebih mengetahui...Amin.

Jan: juga bagai cahaya ditutup mendung...(nak jugak, he he he)

No comments:

.