Total Pageviews

"Personal musing inspired by past and ongoing experiences of my life…depicting how I feel and what comes hereafter. However it may also revolves around my personal whishes, hopes and beliefs which I often in doubt and wondering... what is the meaning of life.."

Monday, February 24, 2014

Hidup penuh dendam...(tapi kaver)


Orang kata tidak baik berdendam. Dendam akan memusnahkan kita. Memakan diri dari dalam. Biarlah yang berlaku dibiarkan berlalu, bersihkan diri... (kononnya...)

Wah, senang dan bersihnya dunia... Tapi saya tidak dapat hidup tanpa dendam ini...Ia telah melekap kejap.

Saya hidup dalam sarat dendam. Ya, seperti saya mengusung sekoyan emas setiap hari di bahu saya, sambil tangan kanan saya memegang sebilah pedang, berperang dengan hebat. Derap injak kaki menapak, berdikit-dikit. Dan dalam pada masa yang masih kontrol handsum.

Saya sudah tidak lagi boleh dilembutkan dengan kata-kata... (terutama dari kawan-kawan saya sendiri yang mana di mata saya hidup mereka sendiri tunggang langgang...) Saya pejamkan mata, saya tekupkan ke dua tangan saya kuat-kuat ke dada seolah melepaskan aura dendam yang paling dasyat! Saya meneruskan sumpah saya di setiap mahatahari terbit dan jatuh:

"Demi allah dia dia akan merinduiku sepanjang hayat..."

 
Jan: Ya kesimpulan hidup saya terlalu senang pada pandangan orang lain.

No comments:

   

.

.

.