"Personal musing inspired by past and ongoing experiences of my life…depicting how I feel and what comes hereafter. However it may also revolves around my personal whishes, hopes and beliefs which I often in doubt and wondering... what is the meaning of life.."

Monday, March 8, 2010

return to innocence... Enigma



Masa tak berdosa...



Love - Devotion
Feeling - Emotion
Don't be afraid to be weak
Don't be too proud to be strong
Just look into your heart my friend
That will be the return to yourself
The return to innocence

If you want, then start to laugh
If you must, then start to cry
Be yourself don't hide
Just believe in destiny
Don't care what people say
Just follow your own way
Don't give up and miss the chance
To return to innocence
That's not the beginning of the end
That's the return to yourself
The return to innocence
Don't care what people say
Follow just your own way Follow just your own way
Don't give up, don't give up
To return, to return to innocence.

If you want then laugh
If you must then cry
Be yourself don't hide
Just believe in destiny.
that's the return to innocence


SEMAKIN lama kita hidup semakin banyak kita melakukan kesilapan. Kita akan memandang ke belakang dan menyesali beberapa tindakan yang kita ambil, yang kita buat.... Apatah lagi jika tindakan itu memberikan kesan yang berpanjangan kedukaannya.
Tetapi perjalanan hidup kita yang singkat ini sebenarnya jauh sangat lagi nak sampai... Setiap orang sebenarnya mengembara secara sendirian dan sampai secara berasingan (kubur lain-lain). Ada episop suka dan terkadang meraung seorang diri sambil peluk bantal menyandar di dinding...
Kehidupan ini pelik, terkadang teruja rasa nak melompat katak terkadang menyeksakan zahir batin pula. Tetapi sebagai insan biasa kita harung, kita jalaninya kerana kita tiada pilihan lain (bukan kerana kita tabah, bukan! bukan! dan bukan) selain dari kita memang perlu meneruskannya, mengubatinya. Untuk kita juga, bukan untuk bank negara atau pihak-pihak lain.
Di sepanjang perjalanan, sebagai insan biasa kita terkadang terberlakon, berpura semuanya ok, di depan khalayak. Kalau sudah takdirnya begitu setelah sedaya upaya berharap usaha, mengapa masih menyoal takdir?
Tidak kah kita sudah semakin dewasa dan matang?
Jan: Are we getting wiser or just older? He he he.

No comments:

.