Total Pageviews

"Personal musing inspired by past and ongoing experiences of my life…depicting how I feel and what comes hereafter. However it may also revolves around my personal whishes, hopes and beliefs which I often in doubt and wondering... what is the meaning of life.."

Thursday, June 19, 2014

Kisah kayangan cikgu Abbas

Semasa di sekolah rendah cikgu-cikgu saya suka bercerita. Mungkin pada masa tersebut cikgu banyak masa dan tidak terkejar sana sini dengan silibus, kerja pentadbiran dan kurus-kursus yang tak habis-habis, he he he.
 
Cikgu Abbas bercerita mengenai 7 puteri kayangan yang turun ke bumi untuk mandi manda di sebuah sungai. Katanya puteri ini adik beradik dan sepupu sepapat. Dan mereka turun ke bumi tanpa lelaki. Tanpa pengawal peribadi dan sebagainya.
 
Gambar hanya hiasan, percayalah.
 
Mereka mandi manda di sebuah sungai pada waktu subuh. Dan dipendekan cerita ada seorang pemuda yang ternampak. Maka pemuda tersebut menyembunyikan sepasang kepak dengan harapan akan ada seorang yang tertinggal untuk dibuat bini.
 
Dipendekan cerita lagi, berkawinlah pemuda tadi dengan orang kayangan tersebut. Dan tuan puteri itu telah jatuh kasih kepada pemuda tersebut tanpa sebab. Maksud saya apa laaa sangat pemuda tu ada? Saham? Kereta?. Pinggang mangkuk korel? Pasu? Haaa...
 
Mereka hidup gembira, buat seks dan dapat anak. Dipendekan cerita lagi apabila anaknya berumur lapan tahun ada satu kejadian yang berlaku...jeng jejeng. Dramatik betul!
 
Pada suatu hari bila suaminya pergi bekerja di hutan orang kayangan tersebut mengemas bangsal di belakang rumah dan terjumpa sepasang kepak yang disembunyikan.
 
(Pemuda tersebut tu pun satu, bakar atau tanamlah kepak tersebut habis cerita).
 
Apabila orang kayangan itu melihat kepaknya terus dia menangis mengingatkan adik beradik dan keluarganya yang lain...kehidupannya di kayangan.
 
Terus dia pakai kepak tersebut dan terbang ke kayangan, tidak kembali lagi ke bumi meninggalkan suaminya dan anaknya.
 
Suami dan anaknya berduka...
 
Apa moral cerita ini yea?...
 
 

13 comments:

Engku Artini said...

Erkkk en jan.. malu saya baca ayat perenggan ke 5.. huuu

sukiman said...

he he he...

sukiman said...
This comment has been removed by the author.
danny said...

memang

sukiman said...

memang

amilia said...

moralnya ..cinta kene bersebab ...hehehe...
cth sebab dia baik..maybe sebab dia kaya ...atau sebab takde pilihan lain.. ;))

amilia said...

moralnya ..cinta kene bersebab ...hehehe...
cth sebab dia baik..maybe sebab dia kaya ...atau sebab takde pilihan lain.. ;))

amilia said...

moralnya ..cinta kene bersebab ...hehehe...
cth sebab dia baik..maybe sebab dia kaya ...atau sebab takde pilihan lain.. ;))

sukiman said...

betul juga kata amilia...

sukiman said...

tapi saya tiada sebab yang kukuh untuk mencintai dia selamanya...

amilia said...

setiap kisah cinta ada masanya...kalau bukan sekarang ...mungkin akan datang ;)selamat berpuasa minggu depan en.Sukiman...dan selamat hari guru (bulan lepas hehe)

sukiman said...

thanks...selamat berpuasa juga untuk amilia...

danny said...

memang

   

.

.

.