"Personal musing inspired by past and ongoing experiences of my life…depicting how I feel and what comes hereafter. However it may also revolves around my personal whishes, hopes and beliefs which I often in doubt and wondering... what is the meaning of life.."

Tuesday, April 18, 2017

Bila budi ditabur berkubur...



Kepayahan dalam hidup sepatutnya mengajar kita menghargai budi. Ketika kita dalam kepayahan material dan harapan, bersyukur kita tuhan utuskan seseorang hadir dalam hidup kita. walaupun dia tidaklah sehebat mana tetapi dialah yang memberi material dan semangat untuk kita.

Dan orang yang menolong kita kerana sayangi kita...tuhan tidak saja-saja munculkan seseorang dalam hidup kita. Bersyuklurlah, berterima kasihlah.

Di pihak memberi budi pula tentulah sebagai insan biasa akan terkilang jika budi ditabur berkubur. Namun tiada apa yang harus dibuat kecuali menerima hakikat. Dan budi bercampur dengan kasih sayang lagilah teruk.

Sukar untuk saya huraikan perasaan `budiku tabur berkubur', hanya yang mengalaminya sajalah yang mengerti dan merasainya.

Dan dalam laluan kehidupan ini...ia sudah menjadi takdir yang tertulis sejak azali...



No comments: