Total Pageviews

"Personal musing inspired by past and ongoing experiences of my life…depicting how I feel and what comes hereafter. However it may also revolves around my personal whishes, hopes and beliefs which I often in doubt and wondering... what is the meaning of life.."

Thursday, May 22, 2014

Pantai Kemasik: Pantun Rindu abang...

Apabila saya balik kampong di Besut Terengganu, saya biasanya menggunakan jalan Jabor bukannya jalan Pantai. Sebabnya jalan Jabor lebih dekat, lebih sunyi dan tidak ada banyak kereta.
 
Sebenarnya saya juga boleh guna jalan Pantai. Jalan pantai ini adalah jalan yang terletak di sepanjang pantai negare Terengganu. Kita akan melewati banyak daerah...


Ada jambatan kayu yang menjadikan hati sayu...



Cantik kan?

Negeri Terengganu adalah negari yang paling panjang dan indah pantainya di Semenanjung (perasan...) . Awal bulan ini saya balik ke kampong menggunakan jalan Pantai. Saya singgah di Pantai Kemasek buat pertama kalinya... (lihat peta di bawah)






Selepas pakir kereta saya terus berjalan-jalan di pantai ini. Namun cuaca yang terik menyebabkan saya tidak boleh berlama lamaang sangat. nanti saya jadi hitam. Bukannya salah jadi hitam tapi saya tak manis...

Pantainya indah dan berjaya menggugat jiwa raga saya...


Saya suka duduk lama-lama di pantai. Tempat yang indah yang tidak berbayar. Bila duduk di sini saya mabuk dalam kelaraan. Kelaraan ini menghanyutkan saya dalam khayalan rasa yang saya rasa kekadang adalah reality yang pahit...
 
Sakit yang paling sakit adalah sakit hati kerana orang yang kita sayangi tidak sayangi kita...malah menipu kita. Itulah sakit yang paling hebat di planet bumi. Selamat datang...





Duduk hidup sendiri dan seorang memerlukan kekuatan yang bukan sikit...tanyalah orang yang seperti saya... Dari lara pantai Kemasik saya mencipta bgeberapa patun mudah, Pantung rindu Abang:


Berhenti sekejap bukan sengaja,
Merehat lara di Pantai Kemasik;
Duduk Abang bermurang durja
Hati sakit ingatkan adik...

Pantai Kemasik indah sekali,
Pantai putih laun membiru;
Abang lupa tidak sesekali,
Tidak letih menahan rindu..

Angin menderu di waktu petang,
Ramai orang singgah berhenti;
Pantai sunyi Abang seorang;
Tapi adik ada di hati...


Sekian...




4 comments:

Aishah Amin said...

Best plak blog awak ni. sempoi..keep it up!!!

work at home mummy like me

sukiman said...

Thanks Aishah

Adie Achim said...



Sungguh pantai tidak berbayar,
Salahkan pantai mengundang syahdu,
Hati lara bawalah berlayar,
Hempas hanyut dek ombak rindu.

sukiman said...

he he he pantun lagi...

   

.

.

.